Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2013

Dibutuhkan Marketing Online Patrner Seluruh indonesia

Dibutuhkan Marketing Online Patrner Seluruh indonesia - Kami unit dagang dibidang Distribusi, Penjualan dan pengadaan barang IT, dengan ini membuka kesempatan kepada rekan - rekan sekalian untuk bergabung bersama kami dalam pengembangan bidang usaha yang kami jalani saat ini, dengan melihat semakin meningkatnya transaksi kami di bidang online, untuk itu kami memberikan kesempatan kepada rekan -rekan untuk bergabung bersama kami, adapun fasilitas yang telah tersedia adalah :

1. Fasilitas Internet Yang Terdapat Di tempat Kami
2. Pembagian Profit berdasarkan penjualan Barang
3. Contoh Barang dan harga terbaru Untuk online
4. anda dapat bekerja di office kami yang ada di beberapa cabang

Syarat & Ketentuan :

1. Mengerti Komputer dan Internet
2. Dapat Berkerja Dalam target
3. Loyal,mau bekerja keras serta bertanggung jawab
4. Memiliki komputer,notebook atau netbook sendiri
5. Memiliki YM & nomor yang dapat dihunungi

Cara Kerja :

1. Anda hanya online saja, bisa dirumah, diluar maupun di kantor kami

2. Jika ada pemesanan sebutkan saja ID anda kepada kami yang telah anda berikan kepada pelanggan anda, maka kami akan menghitung profit anda, sesuai dengan harga yang anda jual.

3. Barang akan diantar dan di kirim oleh kurir kami sesuai dengan order & data yang anda berikan kepada kami.

4. barang dapat dilihat langsung & dibeli serta dikirim langsung dari kantor kami.


Siapa Bilang kita tidak bisa menghasilkan penghasilan yang baik, semuanya tergantung pada kita, jika ingin penghasilan yang lebih baik, maka kita harus bekerja keras, kami memberikan kesempatan ini kepada rekan - rekan sekalian untuk mengembankan ekonomi serta pengalaman yang baik di bidang marketing online.

Silahkan Langsung membawa lamaran Atau Kirim ke :
Oke Tablet Yogyakarta
jalan Nologaten, ruko nologaten No.2
Atau Anda Dapat menghubungi kami langsung di Nomor :
0812 1578 103 ( Bp. joharman )
0821 3787 4716 ( Bp. Alvin ) - Flexy (0274 6635 098)
Read More..

Kamis, 28 November 2013

Amerika Kalah Perang di Vietnam Karena Indonesia

Foto: AMERIKA KALAH PERANG DI VIETNAM, KARENA INDONESIA    Banyak orang tahu Amerika kalah perang di Vietnam. Tapi yang tidak banyak orang tidak tahu adalah, salah satu sebab Amerika kalah di Vietnam adalah Indonesia. Kok bisa? Simak sejarahnya.  Amerika adalah negara terkuat di dunia selama beberapa abad belakangan ini. Kuat di bidang ekonomi, kuat di bidang militer. Sekedar untuk menggambarkan kekuatan militernya, kita bisa melihat dua fakta: Pertama, penerimaan devisa nomor satu di Amerika adalah dari ekspor senjata, baru kemudian dari ekspor film.  Kedua, PENTAGON, Departemen Pertahanan Amerika Serikat adalah institusi pemegang hak cipta terbanyak di dunia. Kebanyakan penemuannya adalah di bidang persenjataan. Artinya, persenjataan Amerika sudah terbukti paling berkembang di dunia. Dua fakta ini menunjukkan betapa kuatnya Amerika. Akan tetapi dengan segala kekuatan ini, Amerika kalah di Vietnam. Setidaknya dari 2,7 juta orang Amerika yang bertugas dari Vietnam tercatat 58.159 orang tewas, 1.719 hilang, dan 303.635 orang luka-luka (wikipedia). Memang jumlah ini lebih sedikit dari jumlah orang Vietnam yang tewas, tapi hengkangnya Amerika dari wilayah Indo Cina tersebut jelas-jelas merupakan fakta sejarah bahwa Amerika kalah dalam perang Vietnam. Lalu apa hubungannya dengan Indonesia?  Tentara Amerika kalah dalam perang Vietnam karena tidak mampu menghadapi serangan gerilyawan Vietcong. Gerilyawan Vietcong sangat mengusai medan pertempuran di hutan-hutan. Mereka sangat menguasai teknik perang bergerilya. Lalu darimana gerilyawan Vietkong belajar perang gerilya yang hasilnya menang perang lawan Amerika? Disinilah hubungannya perang Vietnam dan Indonesia. Beberapa pimpinan gerilyawan Vietkong mengatakan bahwa mereka membaca buku “Pokok-Pokok Perang Gerilya” karangan Jendral AH Nasution dan menjadikannya pedoman mereka dalam menetapkan strategi. Nasution adalah salah seorang dari 3 Jenderal Besar bintang 5 di Indonesia.  Vietcong tidak berpatokan pada Mao Tse Tung yang juga ahli perang gerilya karena kondisi alam dan masyarakatnya berbeda. Kondisi alam dan masyarakat yang paling mirip dengan Vietnam adalah Indonesia dan itu ada dalam buku karangan Nasution (Dr. Salim Said dan Saleh A Djamhari –sejarawan UI- mengatakan hal ini dalam beberapa seminar). Jadi tidak berlebihan kalau dikatakan, Amerika kalah perang (salah satunya) karena Indonesia.  Apa hikmahnya? Tentu saja tulisan ini untuk membangga-banggakan sebuah perang dengan jutaan korban. Tetap saja perang adalah bencana, dan kita berdoa agar tidak terjadi lagi. Akan tetapi fakta di atas menunjukkan bahwa pemikiran seorang anak bangsa Indonesia bisa mempengaruhi peta dunia. Karena itu jangan ragu untuk berkarya dan menuangkan pikiran kita, karena pemikiran tidak mengenal batas tempat dan waktu. Fakta sejarah ini juga menunjukkan sekali lagi kekuatan sebuah tulisan atau sebuah buku.  Jutaan orang mungkin punya pengalaman perang gerilya, tapi akhirnya yang bisa menjadi referensi adalah yang menulis. Setelah kekalahannya di Vietnam, Amerika berusaha kembali menaikkan citra dan harga dirinya. Puluhan film-film bertemakan perang Vietnam seperti film Rambo dan film serinya “Tour of Duty”. bermunculan dengan sudut pandang Amerika menang melawan gerilyawan Vietnam. Belajar dari Vietnam, Amerika kini menghindari perang langsung kecuali didahului serangan udara bertubi-tubi.  Lalu apa yang bisa kita pelajari dari perang Vietnam? Ya , kita bisa belajar bahwa kita tetap punya kesempatan untuk bangkit, kita tetap punya kesempatan untuk menang. Pertempuran kita saat ini bisa berwujud banyak bentuk. Saat ini kita bertempur secara ekonomi, budaya, politik, dsb. Jika kita tidak mempersiapkan diri dari sekarang, kita bisa terjajah secara ekonomi, budaya, politik, dsb. Jangan bersantai-santai, karena bangsa kita bisa jadi korban tergilas kemajuan zaman, karena tidak mampu mengejar persaingan. Bangsa besar yang mungkin lebih harus kita cermati saat ini justru Cina. Saat ini Cina adalah kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah Amerika, setelah tahun ini melampaui Jepang. Dalam waktu tidak terlalu lama diduga Cina akan mampu melampaui Amerika. Kebijakan ekonomi Cina saat ini mengimpor begitu banyak gas alam dan batu bara dari Indonesia, bahkan mereka menumpuk-nya untuk cadangan energi. Negara Cina punya material tersebut di tanah mereka tetapi mereka memilih untuk mengimpor dari Indonesia.  Kenapa? Lihat 10 - 20 tahun mendatang. Bisa jadi kita kehabisan batu bara dan gas alam (sekarang kita minyak bumi sudah mengimpor) dan ketika harga energi melambung tinggi mungkin kita justru mengimpor dari Cina dengan harga sangat mahal. Di bidang moneter (finansial) Cina juga sedang berbenah. Cina juga membeli berton-ton emas sebagai cadangan devisanya (Negara Cina sendiri percaya ke depan cadangan emas lebih kuat dari dollar Amerika). Langkah ini untuk memperkuat cadangan devisa dollar Amerika milik Cina yang bahkan jumlahnya lebih banyak dari milik Amerika sendiri. Jika pemimpin negara kita tidak mencermati keadaan ini, maka masa depan bangsa cukup mengkhawatirkan. Kini saatnya kita sebagai individu berusaha menyelamatkan bangsa dimulai dari diri sendiri.Memulai dari diri sendiri dengan membangun keluarga yang kuat. Memulai dengan membangun keluarga yang mempunyai cita-cita tinggi dengan spirit   #27
Banyak orang tahu Amerika kalah perang di Vietnam. Tapi yang tidak banyak orang tidak tahu adalah, salah satu sebab Amerika kalah di Vietnam adalah Indonesia. Kok bisa? Simak sejarahnya.

Amerika adalah negara terkuat di dunia selama beberapa abad belakangan ini. Kuat di bidang ekonomi, kuat di bidang militer. Sekedar untuk menggambarkan kekuatan militernya, kita bisa melihat dua fakta:
Pertama, penerimaan devisa nomor satu di Amerika adalah dari ekspor senjata, baru kemudian dari ekspor film.

Kedua, PENTAGON, Departemen Pertahanan Amerika Serikat adalah institusi pemegang hak cipta terbanyak di dunia. Kebanyakan penemuannya adalah di bidang persenjataan. Artinya, persenjataan Amerika sudah terbukti paling berkembang di dunia. Dua fakta ini menunjukkan betapa kuatnya Amerika. Akan tetapi dengan segala kekuatan ini, Amerika kalah di Vietnam. Setidaknya dari 2,7 juta orang Amerika yang bertugas dari Vietnam tercatat 58.159 orang tewas, 1.719 hilang, dan 303.635 orang luka-luka (wikipedia). Memang jumlah ini lebih sedikit dari jumlah orang Vietnam yang tewas, tapi hengkangnya Amerika dari wilayah Indo Cina tersebut jelas-jelas merupakan fakta sejarah bahwa Amerika kalah dalam perang Vietnam. Lalu apa hubungannya dengan Indonesia?

Tentara Amerika kalah dalam perang Vietnam karena tidak mampu menghadapi serangan gerilyawan Vietcong. Gerilyawan Vietcong sangat mengusai medan pertempuran di hutan-hutan. Mereka sangat menguasai teknik perang bergerilya. Lalu darimana gerilyawan Vietkong belajar perang gerilya yang hasilnya menang perang lawan Amerika? Disinilah hubungannya perang Vietnam dan Indonesia. Beberapa pimpinan gerilyawan Vietkong mengatakan bahwa mereka membaca buku “Pokok-Pokok Perang Gerilya” karangan Jendral AH Nasution dan menjadikannya pedoman mereka dalam menetapkan strategi. Nasution adalah salah seorang dari 3 Jenderal Besar bintang 5 di Indonesia.

Vietcong tidak berpatokan pada Mao Tse Tung yang juga ahli perang gerilya karena kondisi alam dan masyarakatnya berbeda. Kondisi alam dan masyarakat yang paling mirip dengan Vietnam adalah Indonesia dan itu ada dalam buku karangan Nasution (Dr. Salim Said dan Saleh A Djamhari –sejarawan UI- mengatakan hal ini dalam beberapa seminar). Jadi tidak berlebihan kalau dikatakan, Amerika kalah perang (salah satunya) karena Indonesia.

Apa hikmahnya?
Tentu saja tulisan ini untuk membangga-banggakan sebuah perang dengan jutaan korban. Tetap saja perang adalah bencana, dan kita berdoa agar tidak terjadi lagi. Akan tetapi fakta di atas menunjukkan bahwa pemikiran seorang anak bangsa Indonesia bisa mempengaruhi peta dunia. Karena itu jangan ragu untuk berkarya dan menuangkan pikiran kita, karena pemikiran tidak mengenal batas tempat dan waktu. Fakta sejarah ini juga menunjukkan sekali lagi kekuatan sebuah tulisan atau sebuah buku.

Jutaan orang mungkin punya pengalaman perang gerilya, tapi akhirnya yang bisa menjadi referensi adalah yang menulis. Setelah kekalahannya di Vietnam, Amerika berusaha kembali menaikkan citra dan harga dirinya. Puluhan film-film bertemakan perang Vietnam seperti film Rambo dan film serinya “Tour of Duty”. bermunculan dengan sudut pandang Amerika menang melawan gerilyawan Vietnam. Belajar dari Vietnam, Amerika kini menghindari perang langsung kecuali didahului serangan udara bertubi-tubi.

Lalu apa yang bisa kita pelajari dari perang Vietnam?
Ya , kita bisa belajar bahwa kita tetap punya kesempatan untuk bangkit, kita tetap punya kesempatan untuk menang. Pertempuran kita saat ini bisa berwujud banyak bentuk. Saat ini kita bertempur secara ekonomi, budaya, politik, dsb. Jika kita tidak mempersiapkan diri dari sekarang, kita bisa terjajah secara ekonomi, budaya, politik, dsb. Jangan bersantai-santai, karena bangsa kita bisa jadi korban tergilas kemajuan zaman, karena tidak mampu mengejar persaingan.
Bangsa besar yang mungkin lebih harus kita cermati saat ini justru Cina. Saat ini Cina adalah kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah Amerika, setelah tahun ini melampaui Jepang. Dalam waktu tidak terlalu lama diduga Cina akan mampu melampaui Amerika. Kebijakan ekonomi Cina saat ini mengimpor begitu banyak gas alam dan batu bara dari Indonesia, bahkan mereka menumpuk-nya untuk cadangan energi. Negara Cina punya material tersebut di tanah mereka tetapi mereka memilih untuk mengimpor dari Indonesia.

Kenapa?
Lihat 10 - 20 tahun mendatang. Bisa jadi kita kehabisan batu bara dan gas alam (sekarang kita minyak bumi sudah mengimpor) dan ketika harga energi melambung tinggi mungkin kita justru mengimpor dari Cina dengan harga sangat mahal. Di bidang moneter (finansial) Cina juga sedang berbenah. Cina juga membeli berton-ton emas sebagai cadangan devisanya (Negara Cina sendiri percaya ke depan cadangan emas lebih kuat dari dollar Amerika). Langkah ini untuk memperkuat cadangan devisa dollar Amerika milik Cina yang bahkan jumlahnya lebih banyak dari milik Amerika sendiri.
Jika pemimpin negara kita tidak mencermati keadaan ini, maka masa depan bangsa cukup mengkhawatirkan. Kini saatnya kita sebagai individu berusaha menyelamatkan bangsa dimulai dari diri sendiri.Memulai dari diri sendiri dengan membangun keluarga yang kuat. Memulai dengan membangun keluarga yang mempunyai cita-cita tinggi dengan spirit
Read More..

Selasa, 26 November 2013

5 Pesulap Indonesia yang Mirip dengan Pesulap Internasional

- mungkin sekilas anda akan melihat 5 Pesulap Indonesia yang Terkenal ini Ternyata Mirip dengan Pesulap Terkenal Luar negeri, Apakah pesulap Indonesia ini sengaja mengikuti gaya mereka atau hanya Kebetulan saja, Masih belum diketahui kenapa bisa mirip. 5 Pesulap Indonesia yang Mirip dengan Pesulap Internasional ,check it out :


1. Deddy Cobuzier dan Max Maven
http://hermawayne.blogspot.com
Dari segi penampilan, Deddy dan Max sangat mirip. Mulai dari tatanan rambut, baju serba hitam, dan riasan wajah. Keduanya juga sama-sama mengusung aliran sulap Mentalism. Kemiripan antara Deddy dan Max sempat dipermasalahkan, namun akhirnya secara terbuka Deddy mengakui bahwa ia memang mengidolakan Max Maven.

2. Joe Sandy dan Arthur Benjamin
http://hermawayne.blogspot.com
2 pesulap ini sama-sama dikenal sebagai "The Master of Number". Arthur Benjamin yang juga berprofesi sebagai dosen matematika dikenal sebagai penemu methode "Lightning Calculator", suatu metode untuk melakukan perhitungan matematis supercepat. Selain itu, ia juga menulis beberapa buku tentang Mathemagics. Joe dinilai memiliki banyak kemiripan dengan Arthur Benjamin karena ia juga sempat menjadi tutor matematika. Selain itu, permainan angka Joe Sandy di atas panggung juga sangat memukau dan luar biasa.

3. Abu Marlo dan Ed Marlo
http://hermawayne.blogspot.com
Untuk kasus ini, kemiripan antara Abu Marlo dan Edward Marlo hanya sebatas nama. Aliran magic yang dipilih keduanya sangat berbeda. Abu banyak menampilkan penampilan sulap dengan alat-alat berat serta atmosfer yang menegangkan, sedangkan Ed lebih dikenal sebagai pesulap kartu dan classic magic.
4. Limbad dan Criss Angel
http://hermawayne.blogspot.com
Sama-sama berambut gondrong dan sama-sama suka menampilkan magic yang beraliran ekstrim. Keduanya dikenal sebagai pesulap yang sangat sering menantang bahaya untuk menghibur penonton. Bedanya, aliran magic Criss lebih variatif dari Limbad, selain itu sosok Criss Angel juga membawa aura cool, tenang, dan penuh karisma untuk memikat lawan jenis.

5. Rizuki dan Juliana Chen
http://hermawayne.blogspot.com
Pemenang kontes the Master Season 3, Rizuki, dianggap memiliki kesamaan dengan Juliana Chen. Keduanya memiliki wajah bertipe oriental, mengusung aliran sulap yang mengutamakan kecepatan tangan dan classic magic, serta tentu saja sama-sama wanita. Akan sangat menarik bila suatu saat kita bisa menyaksikan kolaborasi antara Juliana Chen dan Rizuki.
(sumber : hermawayne.blogspot.com)
Read More..