Tampilkan postingan dengan label warna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warna. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Februari 2014
Indahnya Warna Warni Tambang Garam San Francisco Bay

Sungguh beruntung penumpang pesawat yang melintasi San Francisco Bay, yang dapat melihat pemandangan memukau dari tambak garam yang sungguh indah.
Tambak garam tersebut memiliki pola dan warna yang tidak biasanya, namun mengtinjauankan pemandangan yang memanjakan mata bagi yang melihatnya.
Kolam penguapan garam tersebut dikelola oleh Cargill Inc. Di mana air laut atau air garam kemudian dimasukkan ke kolam dan air dipisahkan dengan garam melalui penguapan alami.
Dalam waktu lima tahun, maka air teluk tersebut akan berubah menjadi garam dan dipindah ke kolam penguapan yang lain.
Di mana dalam tahap terakhir tersebut, maka garam akan menjadi jenuh dan dipompa ke sebuah crystalizer, yang membuat hamparan garam siap dipanen.
Tambak garam tersebut memiliki berbagai warna indah, mulai dari hijau kebiru-biruan hingga merah muda, yang diakibatkan oleh mikro organisme yang berkembang.
Warna tambak menunjukkan salinitas tambak dan jenis tiga mikro organisme yang berkembang di dalamnya, yaitu Synechococcus, Halobacteria dan Dunialiella.





Pemandangan yang sangat indah sekali bukan?
Kamis, 19 Desember 2013
Mengapa ketika Mendung Awan Berubah Warna jadi Gelap
Awan warnanya seputih kapas. Air tak berwarna alias bening. Tapi mengapa ketika mendung awan berubah warna jadi gelap, ya? Jawabannya karena menyerap cahaya dan tidak menyebarkannya.
![]() |
| Foto: inhabitat.com |
Partikel-partikel di atmosfer menghamburkan cahaya dari matahari, tata surya yang gelap, dan akhirnya menghasilkan warna biru pada langit. Jadi, langit berwarna biru karena faktor tersebut. Tapi tidak demikian dengan awan, ia tidak membiaskan warna biru melainkan menyebarkan semua warna cahaya sehingga akhirnya membentuk warna putih.
Untuk lebih memahami ini coba ingat pelajaran fisika tentang prisma warna. Warna putih yang diteruskan lewat prisma tersebut menghasilkan banyak warna pelangi. Begitulah kira-kira prinsip awan, ia mengumpulkan semua warna dan menghasilkan warna putih.
Demikian pula, karena awan menyerap semua cahaya, maka begitu uap air pembentuk hujan atau salju semakin banyak berkumpul, yang dihasilkan adalah warna gelap (kelabu). Ini terjadi karena begitu tebalnya lapisan air dalam awan tersebut. Berarti, semakin gelap awan yang kita lihat, semakin tebal dan tinggi air yang ada.
Untuk lebih memahami ini coba ingat pelajaran fisika tentang prisma warna. Warna putih yang diteruskan lewat prisma tersebut menghasilkan banyak warna pelangi. Begitulah kira-kira prinsip awan, ia mengumpulkan semua warna dan menghasilkan warna putih.
Demikian pula, karena awan menyerap semua cahaya, maka begitu uap air pembentuk hujan atau salju semakin banyak berkumpul, yang dihasilkan adalah warna gelap (kelabu). Ini terjadi karena begitu tebalnya lapisan air dalam awan tersebut. Berarti, semakin gelap awan yang kita lihat, semakin tebal dan tinggi air yang ada.
Langganan:
Postingan (Atom)
